Beranda > Uncategorized > Tolak Jadi Informan FBI, Pria Muslim Diancam "Hidup di Neraka"

Tolak Jadi Informan FBI, Pria Muslim Diancam "Hidup di Neraka"

Pada Senin waktu setempat, pemberitaan tentang Monteilh, informan FBI yang antusias dalam menemukan “teroris” di sebuah Masjid California sehingga komunitas tersebut melaporkannya kepada FBI. Monteilh mengatakan kepada publik dan menuntut FBI setelah kegagalan besar tersebut, dan, baru-baru ini, dakwaan yang berhubungan dengan teror dijatuhkan kepada anggota Masjid Ahmadullah Sais Niazi, yang diindikasikan dalam bagian yang besar karena informasi yang disediakan oleh Monteilh.

Namun ada putaran lainnya. Niazi mengklaim bahwa ia didakwa hanya setelah menolak untuk menjadi seorang intel.

Pada tahun 2006, Monteilh bekerja untuk FBI dan berpura-pura sebagai seorang Perancis keturunan Syiria dalam mencari akar Islamnya, masuk ke dalam Pusat Islam Irvine di bagan selatan California. Ia menghadiri sholat berjamaah secara teratur mulai mengenakan sebuah jubah, dan dilaporkan akan mengincar para anggota Masjid dengan mengatakan hal-hal seperti, “Merupakan hal yang bagus bahwa Anda sekalian bersiap-siap untuk perlawanan.”

View the Original article

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: