Beranda > Uncategorized > Yatim Piatu Muslim Terjebak Antara Hukum Islam dan Barat

Yatim Piatu Muslim Terjebak Antara Hukum Islam dan Barat

Helene Lauffer menyadari anak-anak Muslim – yatim piatu, terlantar, terabaikan – membutuhkan rumah-rumah di AS. Ia menyadari bahwa keluarga Muslim Amerika ingin membawa semua anak-anak tersebut masuk.

Namun Lauffer, direktur eksekutif dari Spence-Chapin, salah satu dari agen pengadopsi tertua di negara tersebut, tidak bisa membawa mereka bersama.

Masalahnya adalah sebuah celah antara Barat dan hukum Islam. Adopsi tertutup tradisional melanggar yurisprudensi Islam, yang menekankan pentingnya garis keturunan. Meskipun demikian, Islam memiliki sebuah sistem perwalian yang disebut kafalah yang menyerupai anak angkat, namun tidak ada ketepatan rekan dalam hukum Barat.

Perbedaan telah menyisakan para anak Muslim dengan sedikit kesempatan menemukan sebuah rumah Muslim permanen di Amerika. Sehingga Lauffer mencari sebuah kelompok cendikiawan Muslim dan para aktivis, berharap mereka setidaknya dapat memulai sebuah pembahasan di antara Muslim AS tentang bagaimana hukum adopsi dan hukum Islam dapat menjadi kompatibel.

View the Original article

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: