Beranda > Uncategorized > Pengadilan Selandia Baru Akui Hukum Perwalian Islam

Pengadilan Selandia Baru Akui Hukum Perwalian Islam

Dalam sebuah putusan monumental, Pengadilan Tinggi Selandia Baru telah secara resmi mengakui hukum perwalian Islam Pakistan sejajar dengan adopsi legal dengan tujuan untuk memungkinkan seorang bayi laki-laki berusia 18 bulan datang ke Selandia baru.

Putusan Hakim Christopher Allan dalam kasus “MH” – panggilan untuk anak tersebut  – adalah yang pertama oleh sebuah pengadilan Selandia Baru untuk secara resmi mengakui status hukum dari perwalian Pakistan. Dengan kata lain, ini adalah kasus adopsi pertama antara Pakistan dan Selandia Baru.

Dua hari setelah dilahirkan di Karachi, orangtua kandung MH memberikannya pada teman dekat mereka, warga negara Selandia Baru kelahiran Pakistan, Iqbal Sharif dan Sara Sami.

Pengadilan Keluarga Pakistan telah mengeluarkan sertifikat perwalian, secara resmi mengakui donasinya.

Otoritas Imigrasi Selandia Baru menolak visa MH, mengatakan bahwa apa yang terjadi di Pakistan bukan adopsi seperti yang dipahami dalam hukum Selandia Baru.

Tapi, Pakistan tidak mengakui adopsi.

View the Original article

Kategori:Uncategorized
  1. 7 Mei 2013 pukul 22:37

    When I originally commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment is added I get
    several e-mails with the same comment. Is there any way you can remove me from
    that service? Thank you!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: