Beranda > Uncategorized > Tekanan Lonjakan Harga, Masjid Aqsa Terancam Tutup

Tekanan Lonjakan Harga, Masjid Aqsa Terancam Tutup

Pada sebuah malam terang bulan baru-baru ini di Frederick Douglass Boulevard hanya berada di sekitar utara 116th Street, dalam bayangan sebuah bangunan kondominium baru yang keren yang disebut Livmor, kerumunan  untuk sebuah sholat Ramadhan di Masjid Aqsa bertumpah di sisi trotoar.

Dua lusin wanita Muslim Afrika Barat dengan penutup kepala berwarna cerah berlutut pada sebuah terpal biru, mendengarkan ketika doa imam keluar melalui sebuah pintu yang terbuka, suaranya berlomba-lomba dengan suara lambungan pendek sebuah bola basket di atas trotoar dan sekelompok anak muda yang menyanyikan lagu rap. Masjid tersebut benar-benar penuh.

Tiga tahun lalu, dua Masjid Afrika Barat menghadapi penyewaan yang melambung tergabung dalam satu jamaah dan satu gedung. Upaya gabungan, Masjid Aqsa, sekarang menghadapi masalah yang sama. Imam Souleimane Konate percaya bahwa Perusahaan Homeside Development, yang membeli bangunan  Aqsa seharga $3,7 juta pada tahun 2008, ingin membangun di atas tempat tersebut atau menjualnya kepada pengembang yang lain.

“Ekonomi yang sama tidak sehebat itu,” kata joseph Rabizadeh.

View the Original article

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. 30 November 2010 pukul 07:41

    info menarik, terima kasih..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: