Beranda > Uncategorized > Dokter AS Rombak Sistem Etika Kesehatan Untuk Pasien Muslim

Dokter AS Rombak Sistem Etika Kesehatan Untuk Pasien Muslim

NEW YORK (Berita SuaraMedia) – Seorang wanita berusia pertengahan 30-an mengenakan sebuah jilbab, penutup kepala Muslim, datang ke sebuah pusat perawatan darurat mengeluhkan rasa sakit pada kakinya. Hal pertama yang ia tanyakan adalah: “Adakah dokter perempuan di pusat perawatan ini?”

Ia menolak untuk berada sendirian di dalam sebuah ruang pemerikasaan dengan seorang dokter laki-laki. Ia tidak ingin disentuh oleh seorang pria yang bukan seorang anggota keluarganya, bahkan sebagai bagian dari sebuah pemeriksaan medis.

Ini adalah sebuah situasi hipotetis, diceritakan dalam sebuah koran baru dalam The Journal of Medical Ethics, namun skenario tersebut dengan rapi meringkas beberapa dari dilema yang dihadapi para pekerja perawat kesehatan di banyak rumah sakit, melayani pasien Muslim yang taat. Ketika sistem kesehatan tidak dapat mengakomodasi kebutuhan mereka, apa yang dilakukan para dokter dan para perawat?

Dr. Aasim I. Padela, seorang dokter ruang gawat darurat di Universitas Michigan, memiliki beberapa ide. Dalam koran baru tersebut, diterbitkan pada Senin (1/11), ia menjelaskan ajaran-ajaran dasar etis medis Islam, dengan rekomendasi tentang mengakomodasi sensitivitas Muslim dalam sistem perawatan kesehatan.

]]>

View the Original article

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: