Beranda > Serius, Surat, Ungkap, Untuk > Surat Untuk Presiden Ungkap Masalah Serius Muslim Italia

Surat Untuk Presiden Ungkap Masalah Serius Muslim Italia

ROMA (Berita SuaraMedia) – Umat Muslim di Italia telah menulis surat kepada Presiden negara tersebut Giorgio Napolitano, mengklaim bahwa hak-hak konstitusional mereka dilanggar oleh kebijakan-kebijakan anti-imigran dari partai Liga Utara.

Terutama kurangnya Masjid dan  gerai-gerai makanan halal di utara adalah masalah serius, kata surat yang ditujukan kepada Napolitano tersebut, ditulis oleh persatuan komunitas Islam di Italia (UCOII. Kantor berita Androkonos International menerima sebuah salinan dari surat tersebut.

“Saya menulis kepada Anda sebagai wali dan penanggung dari konstitusi Italia hakim tertinggi Republik Italia, untuk menarik perhatian Anda pada kesulitan-kesulitan dari hari ke hari yang dihadapi oleh umat Muslim di daerah yang luas di negera ini,” surat yang ditandatangani oleh Presiden UCOII, Ezzeddin Elzir tersebut mengatakan.

Para pendatang Muslim yang taat hukum dan para penduduk asing yang telah berjuang untuk berintegrasi di daerah utara Italia dan yang tidak mewakili ancaman keamanan apapun yang nyata, diperlakukan sebagai warga negara kelas kedua, menurut UCOII.

“Terutama di bagian utara Italia, kebebasan beragama mereka dan kehormatan pribadi mereka, ditegakkan oleh konstitusi dan konvensi internasional yang mana negara kita adalah salah satu negara penandatangan, dikompromikan dengan serius,” surat tersebut melanjutkan.

]]>

View the Original article

Iklan
Kategori:Serius, Surat, Ungkap, Untuk
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: