Beranda > Ruang > Ruang Perdana Menteri Pecahkan Misteri Hilangnya Curian AS

Ruang Perdana Menteri Pecahkan Misteri Hilangnya Curian AS

katanya.

Tanggal 7 September silam, Irak mengumumkan pemulangan ribuan barang antik yang dijarah dan berada di Amerika Serikat, meski seorang pejabat senior mengungkapkan bahwa 632 buah benda antik yang didapatkan kembali tahun lalu dan diserahkan ke kantor Perdana Menteri Nuri Kamal al-Maliki dinyatakan hilang.

Benda antik tersebut tidak hanya memperlihatkan sejarah dari peradaban tertua di dunia, namun juga sejarah perang, pencurian, dan penyelundupan internasional yang berawal saat Irak masih diperintah Saddam Hussein, semakin gencar setelah penjajahan Amerika dan berlanjut di situs-situs arkeologi hingga saat ini.

Di antara barang yang dikembalikan, terdapat sebuah patung Raja Entemena dari Lagash yang berusia 4.400 tahun yang dicuri dari Museum Nasional Irak setelah invasi Amerika pada tahun 2003, sepasang anting emas dari Nimrud yang berusia lebih tua dan dicuri pada dekade 1990-an dan disita sebelum pelelangan di Christie’s, New York Desember tahun lalu, kemudian ada pula 362 tablet tanah liat dengan tulisan kuno yang diselundupkan dari Irak dan disita aparat AS tahun 2001 dan disimpan di World Trade Center ketika gedung tersebut hancur.

Ada juga barang peninggalan yang lebih baru, yakni sebuah senapan AK-47 berplat krom dengan gagang mutiara dan ukiran Saddam Hussein, yang dijarah oleh seorang prajurit AS dan kemudian dipamerkan di Fort Lewis, Washington.

Saat para pejabat Irak merayakan pemulangan benda-benda antik yang tak ternilai tersebut, nasib dari barang-barang yang sebelumnya dipulangkan menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan Irak menjaga dan melindungi harta karunnya sendiri.

Muncul di sebuah upacara pameran artefak di Kementerian Luar Negeri, duta besar Irak untuk AS, Samir Sumaidie mengatakan bahwa benda antik yang dikapalkan sebelumnya telah dikembalikan ke Irak tahun lalu di atas sebuah kapal militer Amerika dan mendapatkan otorisasi dari Jenderal David H. Petraeus dan

View the Original article

Kategori:Ruang
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: