Beranda > Sendiri > Pengamat: Calon Kapolri Yang Ini Malah Buka Borok Sendiri

Pengamat: Calon Kapolri Yang Ini Malah Buka Borok Sendiri

JAKARTA (Berita SuaraMedia) – Ketua Dewan Pengurus Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Hamid, menyatakan prihatin atas meninggalnya wartawan Sriwijaya Post, Arsep Pajario. “Ini PR bagi Kapolri baru untuk mengungkapnya, karena wartawan (sudah) menjadi mitra baru kepolisian,” kata Usman di Jakarta.

Arsep ditemukan tewas oleh keluarganya pada Jumat (17/9) sekitar pukul 14.00 WIB, di rumahnya Jalan S Suparman, Komplek Citra Dago Blok D No 9 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Wartawan itu diduga dibunuh dengan racun.

Kalau memang kasus Arsep ini benar pembunuhan, menurut Usman seharusnya ini bisa diungkap. “Tidak boleh terjadi lagi dan tidak ada toleransi,”ujarnya.

Kontras meminta kepolisian setempat memeriksa dan segera mengajukan ke meja hijau jika sudah dipastikan hasil penyidikan tersebut. “Kematian jurnalis bukan yang pertama, ada ketidakwajaran, ada beberapa catatan, wartawan ditindas dan diancam,” kata dia.

Sebelumnya, pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Tjipta Lesmana, mengatakan ada tiga kriteria seorang perwira tinggi untuk menduduki jabatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

“Ada tiga kriteria untuk seseorang menjadi Kapolri, yaitu pengalaman kerja, integritas, dan karakter,” katanya.

]]>

View the Original article

Iklan
Kategori:Sendiri
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: